twitter



Mereka mengikuti jadwal sedangkan aku mengikuti kemauan
Beda prinsip, beda perlakuan itu yang rumit. Mungkin aku typikal orang yang lebih mengutamakan kehendak hati nurani dibandingkan dengan paksaan untuk melakukan sesuatu yang lari dengan keinginanku. Ketika mencoba untuk menjadi orang lain ketika itu pula batin menolaknya dan mengubah menjadi bentuk asing yang tidak enak dijiwai.

Perjalanan mencari jati diri memang tidak semudah seperti membeli korek api dijalanan, semuanya butuh penafsiran yang lebih dalam, tapi entah mengapa logikaku sedikit agak risih dengan hal hal yang berbau melankolis !

Hijau mudapun berubah warna menjadi kelabu, sehingga tidak menarik untukku kejar, semacam rasa ingin mengenggemnya tapi ibu jariku yang menolaknya, mengapa demikian ?

Aku risih, ingin marah tapi kata sabar ini yang menguatkanku, Alhamdulillah !!!
Mencoba lebih kokoh lagi dengan tujuan, hingga kutemukan satu titik fokus yang benar benar pas pada penempatannya
Tuhan jangan biarkan aku salah ruang, jatuh kedalam jurang yang lebih dalam lagi
Sesungguhnya Kau maha mengetahui sudut sudut kecil di hati kecil ini.

Writter by :
Jief Fujie
23.52
20 4 2013
Magelang Kota Sejuta Bunga.


0 komentar: