twitter



Walaupun lagit hari ini terlihat agak mendung, sementara hujan masih ragu untuk menangisi bumi. Pohon pohon mulai merajuk pelan pelan karena sedikit layu butuh penyegaran. Sesekali ku lihat anak kecil itu, dengan asiknya ia bermain kelereng dan tidak menggunakan sendal sebagai alas di kakinya. Saat itu sangat di mungkinkan ia tidak takut dengan cacingan. Sementara sang ibu sedang asiknya mengobrol bersama tetangga sebelah rumahnya. Cuma ketawa ketawa kecil yang aku lihat. Terserah mereka !
Walaupun sedikit monoton tapi adik itu cukup bahagia dengan permainannya. Kurasa begitu.

Sementara aku, cuma terdiam menggali makna dari sisa panjang hidup ini.
 Ku anggap hal yang biasa, belum istimewa.
 Hingga endingnya aku berfikir bagaimana caranya agar skripsi bisu ini bisa kelar di akhir bulan mei (Begitu jeritku dalam hati).

Writter by :
 Jief Fujie
11 Mei 2013

0 komentar: