Dunia
memang tak selebar daun kelor, ku amati setiap fase fase hidup yang bernafas
pada hari ini dan disitu aku melihat banyak sisi unik yang tersembunyi. Senang,
bangga, karena Tuhan telah memberikan kesempatanku untuk hidup sekali dan
menikmati segala rupa bentuk keindahan yang Ia ciptakan.
Bersamamu,
kuhabiskan waktu senang bisa mengenal dirimu
1 kata
yang terucap untuk sahabat sahabat yang kebetulan pernah hadir disini. Sangat
tidak terasa 4 tahun melewati kesedihan dan keceriaan. Padahal baru saja kemarin
kita duduk manis menghabiskan waktu dengan meneguk segelas es jeruk yang kadang
manis kadang asam, kadang kadang kita juga sempat ngopi menghabiskan malam
untuk berbagi cerita, bermain poker di cafee itu, gitar-gitaran di teras rumah,
duduk melingkar melihat bintang bintang di pantai itu, terkakdang sempat kita
tidak makan seharian karena kehabisan uang bulanan. Kamu ingat kan sahabat masa
masa indah itu, semoga kamu tidak lupa lupa.
Dan aku
juga pernah bilang begini “Terkadang jadi mahasiswa memang rumit, tapi dari
kerumitan itu kita bisa mengubahnya menjadi bentuk keceriaan yang konyol.
Terlalu konyol untuk dilupakan. Iya kan ? Ayo. Ayo jawab !
Penyetan
itu, di tempat itu, di pantai itu, dikampus itu, di kelas itu, ya sudahlah,
hidup memang begini,
Pepatah
lama pernah bilang
Setiap
ada pertemuan pasti ada perpisahan
Aku diam
sejenak
Teman,
kamu ingat kan dulu kamu pernah bilang begini
“hari ini kita mungkin masih bisa tertawa
bersama, tapi ingat besok, kita punya jalan hidup sendiri, kamu ke timur aku ke
barat, kamu ke selatan aku ke utara dan yang namanya kawan tetap menjadi kawan, itu harga mati, begitu katamu”
Jadi pantaskan jika malam mini tepat dipukuk
11.31 aku menulis rekaman suarumu dalam bentuk yang bisa ku tulis, walaupun
hanya sisa sisa yang hanya terbesit di fikiranku saja, yang kebetulan bisa ku
jadikan tulisan.
Aku lebih
bersemangat dan tertarik menuliskan tulisan yang mungkin sangat lebih penting
dari pada menyelesaikan revision skripsiku yang hingga kini belum sempat
terselesaikan dengan baik, aku capek, aku penat, aku butuh bercanda dengan
kalian. Asiik J
Kamu juga
pernah bilang begini,
“ayo selesaikan skripsi mu, nanti aku kasih
hadian kue telur punai” hihihi, lucuuu…. Sangking lucunya hingga jari jari
manisku berhasil merangkainya”
Kalian
juga sering menasehatiku untuk rajin berangkat kuliyah, memaksaku untuk
mengerjakan tugas tugas kampus yang membosankan itu, aku akui kalian mampu
mengubahku, memaksaku untuk mandi, terkadang juga aku disuruh feminis, ada juga
yang suruh aku pakei jilbab..acelaakaaakkk…
Jika
seandainya besok kita berhasil memakai toga itu bersamaan dg kalian, mungkin kalian
adalah orang pertama setelah kedua orang tuaku yang berhasil menambahkan gelar sarjana
gizi dibelakang namaku. Mungkin..
Tapi aku lebih bangga lagi jika besok kalian
menjadi manusia yang benar benar memanusiakan orang orang yang ada di sekitar
kalian.
Menjadi orang orang yang di banggakan
Menjadi pengusaha sukses
Menjadi nutrionist sejati
Menjadi wanita karir
Menjadi ibu rumah tangga
Menjadi seorang ayah terbaik untuk anak dan
istri kalian
Manjadi apa saja yang kalian suka
Itu Terserh kalian..
Tapi yang lebih penting adaah menjadi diri
sediri !
Well, next time suatu saaat nanti
jika masih diberikan usia yang panjang dan tuhan mengizinkan 5, 10 bahkan 20 tahun mungkin kita bisa
bertemu lagi. tapi bukan sebagai mahasiswa yang sering galau karena tugas tugas
kuiyah itu, karena revision yang belum di ACC sama dosen pembimbing TAPI sabagai seseorang yang berhasil suksess menyukseskan
anak anak kalian besok !
Sekian dari saya. Teman
yang katanya cerewet, yang kadang baik, kadang jahat, yang kadang malas, yg kadang
sering bolos kuliyah, yang kadang malas mandi, yang kadang lucu, yang kadang
manisss, yang menyenangkan, hahha. Pasti kalian mau muntah ya, hahahaa.epenkah,
cupento
Salam celakak, dari saya Fuji Qadariah S.Gz seorang gadis manis ber- IPK Standar :)


