twitter




Dunia memang tak selebar daun kelor, ku amati setiap fase fase hidup yang bernafas pada hari ini dan disitu aku melihat banyak sisi unik yang tersembunyi. Senang, bangga, karena Tuhan telah memberikan kesempatanku untuk hidup sekali dan menikmati segala rupa bentuk keindahan yang Ia ciptakan.

Bersamamu, kuhabiskan waktu senang bisa mengenal dirimu

1 kata yang terucap untuk sahabat sahabat yang kebetulan pernah hadir disini. Sangat tidak terasa 4 tahun melewati kesedihan dan keceriaan. Padahal baru saja kemarin kita duduk manis menghabiskan waktu dengan meneguk segelas es jeruk yang kadang manis kadang asam, kadang kadang kita juga sempat ngopi menghabiskan malam untuk berbagi cerita, bermain poker di cafee itu, gitar-gitaran di teras rumah, duduk melingkar melihat bintang bintang di pantai itu, terkakdang sempat kita tidak makan seharian karena kehabisan uang bulanan. Kamu ingat kan sahabat masa masa indah itu, semoga kamu tidak lupa lupa.

Dan aku juga pernah bilang begini “Terkadang jadi mahasiswa memang rumit, tapi dari kerumitan itu kita bisa mengubahnya menjadi bentuk keceriaan yang konyol. Terlalu konyol untuk dilupakan. Iya kan ? Ayo. Ayo jawab !

Penyetan itu, di tempat itu, di pantai itu, dikampus itu, di kelas itu, ya sudahlah, hidup memang begini,
Pepatah lama pernah bilang
Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan
Aku diam sejenak

Teman, kamu ingat kan dulu kamu pernah bilang begini
“hari ini kita mungkin masih bisa tertawa bersama, tapi ingat besok, kita punya jalan hidup sendiri, kamu ke timur aku ke barat, kamu ke selatan aku ke utara dan yang namanya kawan tetap  menjadi kawan, itu harga mati, begitu katamu”

Jadi pantaskan jika malam mini tepat dipukuk 11.31 aku menulis rekaman suarumu dalam bentuk yang bisa ku tulis, walaupun hanya sisa sisa yang hanya terbesit di fikiranku saja, yang kebetulan bisa ku jadikan tulisan.
Aku lebih bersemangat dan tertarik menuliskan tulisan yang mungkin sangat lebih penting dari pada menyelesaikan revision skripsiku yang hingga kini belum sempat terselesaikan dengan baik, aku capek, aku penat, aku butuh bercanda dengan kalian. Asiik J
Kamu juga pernah  bilang begini,

“ayo selesaikan skripsi mu, nanti aku kasih hadian kue telur punai” hihihi, lucuuu…. Sangking lucunya hingga jari jari manisku berhasil merangkainya”

Kalian juga sering menasehatiku untuk rajin berangkat kuliyah, memaksaku untuk mengerjakan tugas tugas kampus yang membosankan itu, aku akui kalian mampu mengubahku, memaksaku untuk mandi, terkadang juga aku disuruh feminis, ada juga yang suruh aku pakei jilbab..acelaakaaakkk…

Jika seandainya besok kita berhasil memakai toga itu bersamaan dg kalian, mungkin kalian adalah orang pertama setelah kedua orang tuaku yang berhasil menambahkan gelar sarjana gizi dibelakang namaku. Mungkin..

Tapi aku lebih bangga lagi jika besok kalian menjadi manusia yang benar benar memanusiakan orang orang yang ada di sekitar kalian.
Menjadi orang orang yang di banggakan
Menjadi pengusaha sukses
Menjadi nutrionist sejati
Menjadi wanita karir
Menjadi ibu rumah tangga
Menjadi seorang ayah terbaik untuk anak dan istri kalian
Manjadi apa saja yang kalian suka
Itu Terserh kalian..
Tapi yang lebih penting adaah menjadi diri sediri !

Well, next time suatu saaat nanti jika masih diberikan usia yang panjang dan tuhan mengizinkan  5, 10 bahkan 20 tahun mungkin kita bisa bertemu lagi. tapi bukan sebagai mahasiswa yang sering galau karena tugas tugas kuiyah itu, karena revision yang belum di ACC sama dosen pembimbing  TAPI  sabagai seseorang yang berhasil suksess menyukseskan anak anak kalian  besok !

Sekian dari saya. Teman yang katanya cerewet, yang kadang baik, kadang jahat, yang kadang malas, yg kadang sering bolos kuliyah, yang kadang malas mandi, yang kadang lucu, yang kadang manisss, yang menyenangkan, hahha. Pasti kalian mau muntah ya, hahahaa.epenkah, cupento 

Salam celakak, dari saya Fuji Qadariah S.Gz seorang gadis manis ber- IPK Standar :)


Terkadang otak juga punya durasi untuk istirahat. Jika di paksakan ia akan pecah membentuk fase fase bosan yang menggilakan.
Semua aktivitas yang di lakukan butuh proritas .Waktu ini, subuh ini, dimana kertas-kertas masih bertebaran dimana mana. Saya sudah berjuang semampu saya, Saya siap dengan kemungkinan kemungkinan terburuk yang akan terjadi, apapun hasilnya saya serahkan pada Skenario Tuhan, biarkan ia yang mengaturnya. Sekali lagi saya teriakkan bahwa "Pribadi tangguh tidak akan terpatahkan SEMANGATNYA Oleh Keadaan yang Mulai tidak mengasyikkan.
Ayoo semangat !

-Jief Fujie-


Jika seluruh wanita di dunia ini berprinsip kuat mengenai perkara jodoh tidak akan kemana, tentunya tidak akan ada lagi wanita wanita yang gagal move-on, putus asa dan bahkan bunuh diri karena kekasihnya. Tapi sayangnya, hal itu hanya sebuah kemustahilan, karena hati wanita telah terdokrin mengenai mencintai karena hati bukan logika.
Sejatinya, wanita cerdas adalah ketika ia mampu memposisikan diri dan hatinya dengan sewajar wajarnya, sehingga tidak terjadi cinta buta yang menggilakan.

-Jief Fujie-


camera NOKIA E63
Marina Beach (Semarang)
Grafer : fujie
                 
camera NOKIA E63
Marina Beach(semarang)
Tallent : box carcer
Potoshop cs 5

Nikon D3000
Tallent : hadi Permana
in the kost Valentine
potoshop cs 5


Sebagian besar orang tua, terlebih lagi seorang ibu selalu menyuruh bahkan ada yang memaksakan anaknya untuk mengikuti tes CPNS, terutama bagi anak anaknya sudah menyandang gelar Amd, atau Sarjana. Sebagian anak banyak juga yang menolak untuk mengikuti tes CPNS / manjadi pegawai negeri sipil dengan alasan ingin menjadi seorang pengusaha, musisi, penulis, fotographer dan lain sebagainya
Ibu selalu beralasan kuat menjadi PNS lebih menjanjikan masa depan dibanding jadi pengusaha.
Itulah orang tua, terkadang mereka hanya melihat dari sisi gambaran perspektif mengenai pekerjaan menjadi pegawai negeri yang mengasyikan. Sedangkan kita melihat gambaran spesifik mengenai ketidakbebasan dalam bekerja dan tidak mau terlalu terikat oleh tuntutan/ aturan main pemerintah.
Apapun yang kita mau, sebaiknya harus difikirkan lebih matang lagi. tentang apa, bagaimana dan usaha apa yang harus kita lakukan dalam mengejar mimpi. Sebelum semuanya amburadul dan berada di luar garis harapan.

-Jief Fujie-


"Kota ini milik kalian, negeri ini milik kalian, Sumber daya alam ini milik kalian"

begitu suara yang saya dengae dari layar kaca yang tak jauh dari pandangan mata.
Kali ini saya akan merekam bagian dari cerita dan pengalaman dari perjalanan nge-Travellers di salah satu kota kecil yang terletak di Jawa Tengah yaitu Wonosobo. Mungkin sebagian dari teman teman ada yang belum tahu tentang kota Wonosobo, baiklah akan saya uraikan sedikit mengenai kota kecil ini.

Wonosobo (bahasa Jawa: Hanacaraka; Latin Wånåsåbå) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Wonosobo. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang di timur, Kabupaten Purworejo di selatan, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara di barat, serta Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal di utara.
Kabupaten Wonosobo berdiri 24 Juli 1825 sebagai kabupaten di bawah Kesultanan Yogyakarta seusai pertempuran dalam Perang Diponegoro. Sebagian besar wilayah Kabupaten Wonosobo adalah daerah pegunungan. Bagian timur (perbatasan dengan Kabupaten Temanggung) terdapat dua gunung berapi: Gunung Sindoro (3.136 meter) dan Gunung Sumbing (3.371 meter). Daerah utara merupakan bagian dari Dataran Tinggi Dieng, dengan puncaknya Gunung Prahu (2.565 meter).
Ketika memasuki kota tersebut rentetan kejadian, persona dan bahkan perjalanan silih berganti dalam pikiran saya layaknya sebuah jepretan foto yang menampilkan kisah kisah unik dalam cerita unik berpetualangan. Berikut akan saya sajikan segenak keistimewaan yang terekam lewat pandangan saya mengenai kota ini :

 Wonderfull, tempat ini indah sekali, ketika pertama kali menjejakkan kaki disana pendangan saya tertuju pada 2 buah gunung yang setia berkolaborasi menjadi satu membentuk suatu keindahan yang tiada tara. Sejenak saya berfikir, terlalu banyak surga surga keindahan yang tersembunyi di Negeri kita, dan merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya karena sudah 22 tahun menjadi anak Indonesia seutuhnya dengan sejuta kekayaan alam yang ada 


Coba lihat disana dataran tinggi yang berbentuk bak sebuag gunung, ditumbuhi dengan rapi tanaman tanaman sayur mayur yang menjadi komuditas utama masyarakat. Disini saya bisa menyaksikan secara langsung sayur mayur yang tumbuh secara subur, tertata dan berjejer dari koloninya masing masing. Suatu apresiasi tersendiri kepada petani kreatif yang punya cara jitu membentuk deretan tanaman tersebut menjadi suatu bentuk yang indah di pandang mata. Subhanaullah, menambah kebanggaan saya menjadi bagian dari Indonesia.
Tanggal 14 Agustus 2013, hari itu saya merasakan makna merdeka yang sesungguhnya ketika melihat pepohonan dan tanaman yang kelihatannya hidup dengan tenang. Saya berkesimpulan bahwa makhluk hidup yang hidup berdamai dengan manusia tidak pantas di jajah, biarkan ia merdeka, tumbuh tumbuh dah terus tumbuh menjadi bagian dan bersahabat dengan manusia.
Pohon pinus yang ada di dataran tinggi  Dieng, menjadi salah satu saksi yang akan bercerita tentang dingin dan pandangan orang orang yang berkunjung disana. Semua terkesan mengindahkan ketika milihat secercah dataran tinggi dengan segenap pohon pohonnya dan di tengah dataran terletak pula sebuah candi candi peninggalan kerajaan masa silam.
Disana terdapat beberapa candi candi kecil yang sangat unik, orang orang menyebutnya dengan Candi Dieng. Candi Dieng merupakan kumpulan candi yang terletak di kaki pegunungan Dieng, Wonosobo, Jawa tengah. Kawasan Candi Dieng menempati dataran pada ketinggian 2000 m di atas permukaan laut. Kumpulan candi Hindu beraliran Syiwa yang diperkirakan dibangun antara akhir abad ke-8 sampai awal abad ke-9 ini diduga merupakan candi tertua di Jawa. Sampai saat ini belum ditemukan informasi tertulis tentang sejarah Candi Dieng, namun para ahli memperkirakan bahwa kumpulan candi ini dibangun atas perintah raja-raja dari Wangsa Sanjaya.

 Candi Dieng pertama kali diketemukan kembali pada tahun 1814. Ketika itu seorang tentara Inggris yang sedang berwisata ke daerah Dieng melihat sekumpulan candi yang terendam dalam genangan air telaga. Pada tahun 1956, Van Kinsbergen memimpin upaya pengeringan telaga tempat kumpulan candi tersebut berada. Upaya pembersihan dilanjutkan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1864, dilanjutkan dengan pencatatan dan pengambilan gambar oleh Van Kinsbergen. Ane numpang narsis ya gan, mumpung ada kesempatan berada di tempat klasik seperti ini. hehhe

Mungkin saja Tuhan menciptakan keindahan keindahan alam yang kadang tersembunyi dan terletak di paling ujung agar tangan manusia tidak dengan mudah merusaknya.
Di perjalanan kali ini saya menemukan surga tersembunyi di pertengahan pulau jawa. Indonesia harusnya bangga memiliki SDA alam yang indah dan melimpah seperti ini. Wajar jika negara asing iri & pelan pelan ingin jadi penyamun di negeri kita
Sepertinya belum terlambat bagi kita untuk lebih peduli, dan melestarikan warisan warisan yang ditinggalkan oleh nenek moyang zaman dahulu. Sebelum semuanya di cekal oleh negara negara pengintai yang pelan pelan dengan trik dan tekhniknya mencuri keindahan alam dengan segenap warisan budaya milik kita. Pun jika itu terus terjadi sia sia lah semua nya. Sepertinya negara ini sudah bosan menjadi boneka atas penegakan, pertahanan atas kelailaian pemerintahan di negeri sendiri. 
Di hari kemerdekaan ini 17 Agustus 2013 dengan gigihnya para pahlawan revolusi 1945 dahulu rela bermati matian  memerdekakan Republik Indonesia. 
Apakah kita masih saja duduk diam seperti lembuk cucuk hidung ? seperti patung patung yang selalu pasrah terkena debu jalanan ? ah sudahlah. Kali ini saya tidak akan memaki hamun kejelekan terbuka yang ada di Negeri ini. Cukup, Negeri ini sudah terlalu lelah, sudah saatnya ia merdeka, merdeka, merdeka dari tangan tangan penjajah, merdeka dari korupsi, merdeka dari krisis mental, merdeka dari kemiskinan, merdeka dari terorisme, merdeka atas nama diri kita sendiri dengan pembenahan moral yang lurus dan sejalan dengan Pancasila.
Harapan saya terhadap generasi selanjutnya semoga terus menjadi ujung tombak di negeri ini. Kita boleh saja mempromosikan keindahan di negeri kita dengan negara negara lain, TAPI INGAT kita juga perlu waspada, dan antisipasi jangan sampai pencurian pulau pulau kecil di Indonesia ini terus terjadi. Sedikit pencerahan sebaiknya Kita harus peka terhadap mata-mata asing. 

Merdeka Negeriku,
Merdeka Indonesiaku,
Bangga menjadi bagian dari Indonesia.

Sekian dari saya,

Fuji Qadariah


Berbagi pengalaman, mungkin saya adalah sekian dari ribuan mahasiswa yang dulu sempat merasa salah masuk jurusan, sekarang saya menyadari dan menemukan makna bahwa, ilmu tidak terbatas ruang dan waktu, kita bisa masuk ke ruang manapun yang kita suka dengan melihat, mempelajari, mengumpulkan pengamalan yang ada, TAPI ingat jangan pernah abaikan tanggung jawab atas pilihan pertama. Semua ada manfaatnya, ibarat sebuah pohon muda yang terus menumbuhkan tunasnya, ia akan tetap tumbuh, berbunga dan bermanfaat.

-Jief Fujie-


Impian selanjutnya adalah ngebolang, bacpackeran, nge-travellers, naik gunung, turun gunung, camping, menjelajahi pulau demi pulau terus di jadikan inspirasi buat menulis. Dan hal itu tentunya akan menjadi pengalaman terunik seumur hidup. Mumpung masih muda, semua bisa di coba, jadikan hidup ini lebih berwarna tidak monoton begitu saja. Saya rasa, dunia ini indah jika kita bisa menggali makna dan bersahabat dengan alamnya.

-Jief Fujie-


Usiaku 22 tahun, kali ini aku bisa sedikit menarik kesimpulan mengenai makna lebaran. Dimana otakku mendeskripsikan bahwa "Kumpul bersama teman dan keluarga besar pada moment lebaran merupakan suatu bonus atau kado tersendiri yang di berikan Allah SWT terhadap kita Tapi yang paling terpenting adalah "jika bisa berkaca diri dan flash back ke masa lalu tentang HIDUP, RASA SYUKUR, SIKAP dan pentingnya KATA MAAF serta SALING MEMAAFKAN terhadap sesama.
Sejatinya saya "Fuji Qadariah" yang notabenenya adalah manusia biasa yang tidak pernah luput dari kesalahan mengucapkan "Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin" atas semua kesalahan kesalahan besar kecil yang pernah terjadi. Semoga kita mampu menarik makna lebaran dengan saling memaafkan.

-Fujie Qadariah-




"Cepat buatin kopi untukku dik nanti abis itu kita ke Malioboro beli baju lebaran"
"Gimana, mau ga ?"
 Begitu si Dia menyemangatiku dengan berbagai cara dan bermacam macam trik dan tekhnik agar aku mau, mau melakukan apa saja yang ia perintahkan.
Oke, tegasku. Walaupun sedikit berat karena kepalaku terlalu asik duduk bersandaran di pelataran itu sambil membaca novel kesukaanku.
Waktu itu pukul 13.00 siang, Dia yang biasa ku panggil dengan sebutan "IPIR" sedang asik melakukan aktivitas rutin mengurusi bisnis onlene kesayangannya, yaitu bisnis Perciqyand Tiket Pesawat. 
Dulu 6 bulan melewati masa masa pacaran aku dan dia mempunyai rencanan dan komitmen untuk membuka bisnis kecil kecilan. Kami memulai semuanya dari nol, dan itu adalah pertama kalinya kami belajar dan memulai berwirausaha. Semuanya berawal dari suatu planing sederhana, dengan modal patungan,hasil di bagi dua.
Mengapa "Perciqyand"?
Aku rasa nama "Percqyand" adalah 1 nama yang cuma ada di belahan dunia ini  dan itu  milik aku, dan dia.
Berbicara tentang ipir, banyak sekali kelebihan dan keunikan yang ia miliki, menurutku Dia adalah sesosok laki laki yang cerdas, cerdas dalam artian membesarkan nama Perciqyand yang semua di kelola sendiri dari start awal pembentukan nama, proses pembuatan webside, eksekusi issued. Belajar jadi marketing/akuntan/publisher/admin itu ia lakukan dengan cara autodidak.
Sedangkan aku, yang biasa Ia panggil Qyqy, mira, irma, bosok, peranku disini tdak sebesar ipir dalam hal mengelola bisnis, dalam hal bisnis aku mencoba belajar menjadi marketing yang baik untuk urusan promosi ke teman temanku, secara 80 % teman teman adalah anak anak yang notabenenya berdomisili di luar pulau jawa. 
Menjadi seorang marketing sih asyik tapi sulit dijalani. Peran marketing dalam sebuah usaha memang sangat di nomorsatukan, tapi banyak kendala yang di hadapi di lapangan, terutama dalam hal mengajak dan meyakini seseorang untuk membeli produk kita. Konsumen dengan seribu karakterlah yang membuat saya sadar bahwa mencari uang itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Saya pernah mendengar sebuah pepatah lama yang mengatakan bahwa :

 Jangan gengsi, kalau ingin jadi orang kaya

berpegang dari prinsip ini, dan banyak belajar dari orang orang sukses semoga menjadikan saya, kamu bahkan kita semua bisa megikuti jejak jejak kesuksesan mereka. 

Jadi kesimpulannya begini syarat mutlak untuk menjadi orang  sukses adalah
 Cukup dimulai dari Niat, Yakin dan Action

By : Jief Fujie