Posted in
Waktu
bermain tidak lagi seextream semester kemarin. Ini waktu yang sangat
krusial untuk menjalankan kewajiban sebagai mahasiswa angkatan akhir.
Kali ini pantas jika saya tersenyum, Tuhan paling tahu apa yang saya
mau, rencananya luar biasa. Tuhan teman bercerita yang paling setia. Ia
menciptakan kejadian yang mendebar debarkan, mengajarkan saya tentang
pentingnya "terlambat" agar saya sadar bahwa hasil itu sebanding dengan
usaha. Ia juga mengajarkan saya tentang indahnya sebuah revisi hidup. Ia
juga selalu menghadiahkan banyak keberuntungan untuk saya.
Alhamdulillahirrabilalamin .