twitter


Iklim di Yogya, mulai memasuki fase fase yang lain dari biasanya. Kadang hujan tidak terjadwal, panas apalagi di tambah lagi dengan akhir bulan july dan awal bulan kemerdekaan, dingin. Itulah yang kami rasakan. Harapan kecil kami semoga musim dingin kali ini, gunung merapi terus bersahabat, tidak adalagi gempa gempa kecil, dan petani strowbery akan tersenyum karena hasil tanamannya kian menyubur. Well, Selamat pagi bulan kemerdekaan. Mari kita menangkap mimpi di bulan yang menggigil ini.

-Jief Fujie-


Terkadang sempat aneh sendiri melihat tingkah anak anak instagram, contohnya begini dalam hal memakan roti bakar saja. Sepertinya si roti terasa lebih nikmat, legit dan manis ketika di potret terlebih dahulu, di upload lalu di makan. Yah, memang tidak bisa di pungkuri, perkembangan teknologi telah merubah segalanya, membuat semua hal yang nikmat menjadi lebih konyol.

-Jief Fujie-


Waktu bermain tidak lagi seextream semester kemarin. Ini waktu yang sangat krusial untuk menjalankan kewajiban sebagai mahasiswa angkatan akhir. Kali ini pantas jika saya tersenyum, Tuhan paling tahu apa yang saya mau, rencananya luar biasa. Tuhan teman bercerita yang paling setia. Ia menciptakan kejadian yang mendebar debarkan, mengajarkan saya tentang pentingnya "terlambat" agar saya sadar bahwa hasil itu sebanding dengan usaha. Ia juga mengajarkan saya tentang indahnya sebuah revisi hidup. Ia juga selalu menghadiahkan banyak keberuntungan untuk saya.

Alhamdulillahirrabilalamin .


- Jief Fujie II -


Katanya cinta Indonesia, tapi kog lebih bangga ngomong pake Bahasa Inggris ?
Katanya Bhenika Tunggal Ika, tapi kog bergaulnya pilih pilih yang putih sama kulit putih, yang hitam sama kulit hitam, yang kaya sama kaya ?
Pantas, kalau bumi pertiwi terus menangis !

-Jief Fujije-


Inilah alasan mengapa dulu saya mengambil jurusan "ilmu gizi" bukan akuntasi, fotography, komunikasi atau sejenis jurusan yang menjurus lainnya.
Mengapa ? Entahlah, mungkin skenario Tuhan tentang garis hidup saya, tentang suka, duka yang masih penuh tanda tanya. Cuma Tuhan yang tahu tentang kapasitas otak ini. 

Mungkin saya memang tidak pintar TAPI tidak salahkan jika semua orang bodoh didunia ini punya impian untuk mewujudkannya !
Ya begini, kalau mau metik bintang harus berani belajar manjat di atas awan, mustahil sih but nothing impossible

-jief Fujie-



Hanya dari 2 Kata Muncull "2000 inspirasi serta 20.000 imaginasi" Ia nya meletup letup minta di tuliskan.
Memang sesuatu yang dilakukan dari hati akan timbul dari hati
SANGAT berbanding terbalik ketika menuliskan skripsi skripsi bisu ini. Yasudahlah yang penting aku senang, imaginasiku tercurahkan. Lakukan menurut kata hatiku.

Hidup jangan sampai akan memaksaku menjadi orang orang yang terpaksa. 
Biarkan pikiran ini mengembang mengikuti alurnya kemanapun ia suka.

Sesungguhnya Tuhan selalu tahu apa yang aku mau, apa yang aku suka.

-Jief Fujie-


Kemungkinan terburuk selalu ada untuk kemungkinan kemungkinan terbaik. Slow but sure. Jangan pernah berkecil hati. Karena Tuhan telah memposisikan kita pada porsi Nya masing masing. Sama halnya seperti bumi yang terus berputar pun juga dengan kita. 
Semakin sering berduduk manis maka kesempatan manis akan terus terlewatkan.

- Fujie Dontcry -


Flash back ke 2,3 tahun yang lalu
Kali ini bukan berapa banyak kata kata  indah yang anda ucapkan ke saya untuk membangunkan saya sahur atau sekedar mengucapkan selamat berbuka puasa,
TAPI...
Berapa banyak (x) anda mengantarkan makanan sahur kekost saya subuh subuh dan dengan kejauahan 3 KM.
Perjuangan ini cuma ada di anda, kita menyebutnya dengan "Perciqyand"

-Jief fujie-


Jamannya emak saya dulu usia 22 tahun itu sudah punya anak 2.
Jaman sekarang, usia segitu baru dapat gambaran pendamping masa depan, itupun baru gambaran belum realnya.
Beda zaman beda perkembangan. Yah hidup memang begitu.

-Jief Fujie-


Biasanya menjelang bulan Ramadhan abang saya Hedri dan Firman pasti lagi sibuk sibuknya merakit merecon yang ia buat dari tali rafia n busi motor itu, katanya untuk bangunin orang sahur. Sementara saya dan adik saya pipit sibuk main pondok pondok.
Masa kecil memang menyenangkan, berbanding terbalik ketika dewasa. 
Beda permainan beda aturan main. Perputaran waktu yang sempit.

-Jief Fujie-