Dimana apa yang tidak bisa diucapkan bisa terluapkan lewat tulisan dan kata. ketika coret menyoret di mulai rasa mual terhadap sesuatu hal bisa dimuntahkan dengan entengnya dan sayapun merasa lebih puas. Tak heran jika isinya sedikit mengandung unsur unsur kegalauan, tapi justru itu letak titik klimaksnya. Saya seperti di ajak jalan jalan menyeberangi hutan dan berpetualangan menelusuri puncak gunung dengan keindahan pemandangan danau, pohon dan awan.
Jika kita sadar bahwa apa yang hidup dan apa yang kita lihat merupakan suatu unsur inspirasi dan dengan refleksnya otak membentuk keindahan tersebut lewat imaginasi imaginasi yang tidak terukur dan tidak terbatas. Bahkan saya bisa berkesimpulan bahwa seorang penulis itu sangat sensitif dengan rasa, pemerhati yang sederhana, pengamat dengan bidikan fokus pada sudut pandang yang berbeda.
Jika kau menulis maka kau tidak akan pernah merasa rugi, kenapa ? alasannya seperti ini : jika kau merasa tulisanmu jelek mungkin kau bisa dengan mudah menghapusnya tapi percayalah bahwa disitu kau menemukan titik kepuasan tersendiri dimana emosi dan rasamu telah terluapkan.
Tulislah apa yang kau anggap penting dalam hidupmu, dalam penglihatanmu dan pengalamanmu, karena hidup ini tidak bisa di beli dan juga waktu tidak bisa di putar mundur kebelakang :)
writter by :
jief fujie
26-03-2013

