APA KATAKU ...
Sering kita sindir menyindir secara halus, mungkin karena minta di perhatikan atau entah apa lah.
mengapa ?
tidak berani bicara face to face ?
apa karena takut , malu atau benci ?
atau juga karena memang tidak kuat untuk saling bertatapan mata.
lewat telfonpun juga apalagi.
tulisan itu pahlawan yang tanpa disadari.
sering dia menjadi perwakilan jiwa dengan segenap rasa kecewa, benci, marah, galau, entah apalagi namanya.
tapi sering juga kita mengabaikannya dengan hanya membaca sekilas mata tanpa meresapi maknanya.
sering juga kita marah dengan bahasa yang tidak bisa kita terima.
sering juga kata merendahkan bahkan meninggikanya
kata itu tergantung rasa, tergantung cinta, tergantung perasaan.
dimana ketika perasaan masuk lewat hati, fikiran menjadi rasa, dan tangan membantu menari nari di atas keyword.
dan ketika semuanya telah puas terungkapkan lewat bahasa yang menari nari, kitapun mulai tertawa sendri bahkan juga sempat menyesali apakah bahasa kita menyindir seseorang atau meninggikan seseorang.
Hanya sebuah KATA, sering mereka PUTUS CINTA.
hanya sebuah BAHASA yang tidak bisa diterima sering mereka TERSINGGUNG .
dari KATA CINTA, sering mereka JATUH CINTA.
dari KATA KASAR, sering mereka SAKIT HATI
walaupun terkadang KATA sering menjadi penyiksa yang menjatuhkan.
dan walaupun sering ia menjadi penawar rindu lewat puisi Cinta.
walaupun jauh dari EJAAN YANG DI SEMPURNA KAN.
ah biarlah..
tergantung bagaimana kau menikmatinya lewat rasaMU.
KATA KATA.
HANYA KATA.
CUMA KATA.
KATA ITU RASA.
KATA ITU PERWAKILAN JIWA YANG TERABAIKAN.


